Senin, 20 Desember 2010

Cristian Gonzales, Muallaf Yang Sukses Karena Doa

Cristian Gerard Alvaro Gonzales, striker naturalisasi timnas sepakbola Indonesia.
Lahir 30 Agustus 2010 di Montevideo, Uruguay. Anak dari pasangan ayah militer Eduardo Alvaro dan ibu suster rumah sakit Meriam Gonzales.
Ibu Gonzales adalah seorang Katolik yang taat, dan itupun menular pada Gonzales.

Singkat cerita, saat berumur 18 tahun, ia bertemu Eva Nurida Siregar di Cile. Saat itu Eva sedang menekuni tari salsa di Vinadelmar.
Sampai akhirnya Gonzales menyatakan rasa cintanya yang ternyata berbalas.

Sebelum kejadian ini, ia mengaku tak tahu apa itu Islam. Tapi Eva dengan giat membimbing Gonzales, memberi tahu segalanya tentang Islam.
Usaha Eva tak sia-sia, mereka menikah pada tahun 1995 di Uruguay dan hidup bersama.

Setiap hari, Eva berdoa untuk kesuksesan Gonzales. Terkadang sebelum hari pertandingan, Eva mengeraskan suaranya saat berdoa, agar Gonzales mendengar. Dan Gonzales pun tak meninggalkan istrinya, jika Eva sedang berdoa.
Dalam kesehariannya, Eva selalu mengucap basmallah saat memulai sesuatu, hamdallah saat menyelesaikan sesuatu, dan istighfar saat mendapat musibah.
Rupanya Gonzales semakin tenang saat istrinya mendoakannya, dan ia sering membaca buku tentang Islam yang dibaca istrinya.

Pada 2003, ia menerima tawaran untuk bermain di Indonesia. Negara yang mayoritas penduduknya Islam, dan negara asal istrinya.
Di Indonesia, ia semakin mendalami Islam dan menyatakan keislamannya di depan ustadz Mustafa di salah satu masjid di Surabaya.

Cristian Gonzales diberi nama muslim Mustafa Habibi. Mustafa adalah nama ustadz yang menyaksikan keislamannya yang pertama kali dan Habibi artinya cintaku, karena rasa cinta Eva pada Gonzales.

Ibu Gonzales pun tak lupa diberi kabar atas keislaman Gonzales, tapi dia tak marah malah berharap yang terbaik untuk anaknya.

Pada 2008 yang lalu, Gonzales berniat melaksanakan haji, tapi Allah berkehendak lain. Istrinya hendak melahirkan, dan ia sementara membatalkan niatnya itu.
Tapi, Gonzales tetap berdoa agar niatnya terlaksana. Hampir setiap malam, ia bersama sang istri melaksanakan sholat tahajud.
Bahkan karena rasa cintanya, Eva selalu mengadakan pengajian di rumahnya setiap Gonzales akan bertanding. Kadang Gonzales ada di belakang ibu-ibu yang mengikuti pengajian tersebut.

Saat pertandingan, pemain yang selalu membawa tasbih di dalam tasnya dan beberapa buku doa sebagai perbekalan ini, tidak seperti pemain muslim lainnya yang sujud syukur ketika menciptakan gol, bagi Gonzales bentuk rasa syukur ketika berhasil mencetak gol adalah dengan mengangkat telunjuknya ke mulut seraya menengadah ke langit, hal ini merupakan isyarat rasa syukur terhadap Allah yang Maha Esa. Dan terkait nomor punggung yang dipakai di klub Persib Bandung, yaitu 99, ia berujar bahwa angka 99 itu dia pilih karena Asmaul Husna ada 99 nama..

Kesuksesan Cristian Gerard Alvaro Gonzales atau Mustafa Habibi ini memang karena doa. Doa istrinya yang setia. Doa istri yang setia memang terbukti ampuh.
Subhanallah..


by: higsweart benetz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar